Bandung
Sunyi Sepi, Begini Kondisi Bandung saat PPKM Mikro Darurat Mulai Diberlakukan
Situasi PPKM Mikro Darurat di Bandung
bandung, nusapos.com- Peningkatan kasus Covid 19 di Indonesia terus meningkat. Semenjak libur lebaran 2021 kasus positif corona meningkat derastis. Meskipun pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik, namun masih saja ada masyarakat memaksa sampai menerobos penyekatan jalan. Sebagian masyarakat juga yang tidak pergi mudik pergi berlibur ke tempat wisata, karena pemerintah membolehkan untuk berlibur namun harus dibatasi hanya 25% kapasitas dan protocol kesehatan yang harus diterapkan.
Baca Juga : Ngeri ! Kematian Akibat Covid-19 di India Tak Terbendung, Mayat Bergelimpangan dan ada Dimakan Anjing Liar
Selain libur lebaran juga, varian baru Covid Delta yang lebih mudah menyebar yang menyebabkan peningkatan covid ini naik. Menganggapi kondisi seperti ini, pemerintah kembali menertapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat), yang sebelumnya bernama PSBB. Namun konsepnya tetap sama mau PSBB, Lockdown, PPKM Darurat, sama saja kegiatan masyarakat dibatasi, pusat perbelanjaan ditutup, tempat wisata ditutup,karyawan dan pekerja kembali dirumahkan tempat ibadah juga ditutup dan dilaksankan di rumah saja.
PPKM Darurat ini diterapkan dari hari Sabtu (03/Juli/2021) terkhusus bagi Jawa dan Bali yang memang menjadi penyumbang paling banyak kasus positif Covid, berlaku sementara sampai 20 Juli 2021. Aparat yang tegabung dari TNI, Polri dikerahkan untuk menjaga titik penyekatan jalan.
Baca Juga : Pecah Rekor, 25.830 dalam satu hari kasus covid-19 di Indonesia
Seperti yang terjadi di Bandung, Jawa Barat. Ruas jalan utama kota Bandung yang biasa ramai dengan kendaraan saat keadaan normal, kini ketika diberlakukan PPKM Mikro Darurat sunyi sepi seperti sceen dalam film Train to Busan. Seperti foto yang diambil oleh @Indriani4_ dalam akun Instagramnya yang memotret bagaimana kondisi Bandung saat PPKM diberlakukan.

Situasi penutupan jalan disekitar Jalan Tamblong, Road Barrier dipasang untuk menahan kendaraan supaya tidak masuk, sert rambu dilarang masuk juga dipasang.

Situasi di Alun-Alun kota Bandung, yang menjadi tempat enak buat menghabiskan waktu sore bersama keluarga atau teman dilapang sintetis yang terpat di Alun-alun kota Bandung, juga menjadi icon Bandung karena Masjid Agung Bandung. Namun kini ditutup semenjak pandemic covid 19.

Penutupan dijalan Asia Afrika, terlihat begitu kosong jalan tanpa ada kendraan satupun.
Dengan penerapan aturan PPKM Mikro Darurat ini, diharapkan bisa menekan laju peningkatan Covid 19. Bagi masyarakat tetap dirumah aja jangan keluar kecuali ada kepentngan mendasar. Tetap jalankan protokol kesehatan, dan berdoa kepada Tuhan untuk selalu dalam perlingannya.
Editor :LUKMANUL HAKIM