Taliban
Simak Berikut Ini Awal Mula Tercipta Taliban
5 Menit Ngerti Apa Itu Taliban
Awal lahir Taliban merupakan hasil dari persaingan panglima local setelah mundurnya Uni Soviet yang mewarnai politik Afghanistan.
Pada tahun 1978, selama 10 tahun Uni Soviet masuk ke Afghanistan dengan tujuan menyokong system pemerintahan berhaluan komunis. Kemudian 10.000 tentara AS dan Pakistan membantu masyarakat Afghanistan yang anti Soviet. CIA juga mensuplai perbekalan dan senjata untuk mengusir Uni Soviet.
Salah seorang pejuang yang anti Soviet adalah Mohamad Omar, ia lulusan Islam Suni Ortodoks di Deoband, India. Pada tahun 1994 Omar dan murid-murid madrasah yang bermazhab serupa, membuat kelompok pejuang Islam-Pasthun, dan diberi nama Taliban yang berarti murid-murid.
Berbagai pihak menebutkan bahwa Taliban adalah kelompok Islam garis keras yang dengan interpretasi yang kaku terhadap hukum syariah versi mereka. secara Ideologi, Taliban menganut interpretasi yang kaku dan juga Pasthunwali, serta Taliban sangat poluler kaeran wilayah-wilayah terpencil yang terpengaruh, yaitu Pasthun atau etnis mayoritas di Afghanistan.
Baca Juga : Kacau, Presiden Afghanistan melarikan diri, Taliban berhasi kuasai Kabul
Para Ulama Deoband menyebutkan bahwa ajaran Taliban jauh dari ajaran yang diberikan Deobanda.
“Taliban membawa kepercayaan Deobandisme ke kutub ekstrem yang tidak diajarkan oleh ulama-ulama Deobandis.” (Dikutip dari The Limits of Culture Islam and Foreign Policy: 2006)
Taliban menuguasai pemerintahan Afghanistan pada tahun 1966 dan mendeklarasikan keamiran Islam Afghanistan setelah Uni Soviet hekang, namun dibawah kekuasaan Taliban, kondisi kemanusiaan di Afghanistan sangat memperihatinkan, kebebas Perempuan dan HAM dibatasi oleh mereka. PBB mengatakan bahwa Taliban pernah melakukan pembunuhan masal, serta menolak bantuan untuk 160 ribu jiwa yang kelaparan di Afghanistan.
Serta system pemerintahan Afghanistan yang lemah, membuat masyarakat berpindah haluan kepada Taliban.
Meski Taliban sempat terdesak oleh 10.000 tentara AS dan NATO dari tahun 2001 sampai tahun 2020.
Baca Juga : Terdeteksi satu kasus Covid19, Selandia Baru Putuskan Lockdown
Setelah tentara AS ditarik ke negeranya, tidak berselang lama Taliban kembali berhasil menguasai pemerintahan Afghanistan.
Pada tahun lalu, pimpinan Taliban menuliskan, bahwa mereka akan menjamin perdamaian dan HAM, hak-hak perempuan diberikan oleh Islam dan pendidikan hingga hak untuk bekerja akan dilindungi.
Kini Taliban juga menjanjikan hal yang sama, namun karena rekam jejak Taliban yang membuat banyak pihak ragu.
Baca Juga : Cerita Rasulullah perintah Puasa Asyura, Sahabat berkata: "Hari yang diagungkan Yahudi"
Editor :LUKMANUL HAKIM
Source : narasinewsroom